Sirkus
Pada udah tw belum apa itu sirkus??? Bagi yang fantasier pasti kenal banget nih sma hiburan yang satu ini ..
Sirkus ialah sekelompok orang yang berkelana untuk menghibur penonton dengan atraksi akrobat, badut, binatang terlatih, aksi trapeze, berjalan di atas air, juggling, sepeda roda satu, dan hiburan-hiburan lainnya yang biasanya dipadukan dengan musik atau efek suara lainnya.
Sirkus tradisional biasanya beratraksi di dalam tenda besar dengan tempat duduk melingkar berbentuk oval di sekeliling ring utama, namun untuk atraksi sirkus yang modern biasanya diadakan di dalam gedung-gedung besar, supaya tidak tergantung cuaca.
| Ini nih yang namanya tenda sirkus |
Sirkus di zaman sekarang sudah menjadi hiburan yang memikat banyak perhatian. Atraksi-atraksi yang dilakukan dengan keahlian khusus mengundang banyak kagum penontonnya. Sirkus juga menjadi tontonan yang ikut meghiasi program televisi.
Sirkus pertama kali dikenal oleh masyarakat Romawi kuno. Tidak seperti di zaman sekarang, sirkus saat itu hanya mengandalkan atraksi yang melibatkan binatang.
Para pemain sirkus melatih binatang-binatang untuk beraksi di luar karakter dan kebiasaannya. Pertunjukan ini menjadi hal baru yang dianggap tidak biasa.
Pada mulanya, sirkus bukanlah diniatkan untuk menjadi bagian dari konglomerasi hiburan. Saat tradisi sirkus mulai dikenal, kebanyakan masyarakat masih asyik dengan berburu binatang buas. Mereka menjadikan hasil perburuannya sebagai bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Berburu binatang buas saat itu sudah menjadi seperti bagian hidup masyarakat.
Mereka yang punya sikap tidak setuju membunuh binatang hasil buruan untuk dimakan, kemudian menempuh jalan lain. Mereka tidak membunuh binatang hasil buruannya, melainkan diupayakan untuk tetap hidup sehat. Setelah itu, mereka latih untuk melakukan aksi-aksi khusus. Dari ‘perlawanan’ terhadap kebiasaan membunuh binatang buruan inilah tradisi sirkus lahir.
Di zaman Romawi kuno, sirkus biasa dipertontonkan di arena pertunjukan yang berbentuk oval atau bundar. Dari bentuk arena pertunjukan inilah kemudian muncul nama sirkus.
Kelompok sirkus pertama di dunia bernama Circus Maximus. Kelompok ini berasal dari Roma, dan kerap menggelar pertunjukan di lembah antara Palatine dan puncak Aventine. Setelah itu muncul kelompok-kelompok sirkus lainnya seperti Circus Flaminus, Circus Neronis, dan Circus Maxentius.
Penyebaran tradisi sirkus ini berjalan atas jasa kaum gypsi yang ‘hobi’ mengembara di daratan Eropa. Dalam pengembaraannya, mereka bertahan hidup dengan menggelar pertunjukan sirkus. Fenomena ini berlangsung di sekitar abad ke-14 dan abad ke-15.
![]() |
| Kelompok sirkus berkelana dengan menggunakan kereta ini, namanya Karavan, comel banget kan |
Kebiasaan seperti ini terus berjalan hingga abad ke-18. Menu dalam pertunjukan sirkus makin lama makin dilengkapi. Sirkus yang semula hanya menampilkan atraksi binatang, kemudian dilengkapi menu-menu gerakan akrobat. Philip Astley termasuk salah satu pentolan kelompok sirkus yang cukup disegani saat itu.
Perkembangan yang terjadi kemudian adalah tradisi sirkus mulai dilirik para pelaku usaha. Pertunjukan yang satu ini diyakini sebagai salah satu mesin penghasil uang. Pada 9 Januari 1768, berlangsung pertunjukan, sekaligus pameran sirkus digelar di London. Dari sinilah kemudian sisi komersial pertunjukan sirkus dilirik banyak orang. Perkembangan tradisi sirkus pun lantas berjalan sangat pesat dan menyebar ke seluruh dunia.
Sumber : www.wikipedia.org
Sumber : www.wikipedia.org







0 comments:
Post a Comment